Remaja yang Bertahan: Tinjauan Literatur tentang Resiliensi Remaja dari Keluarga Broken Home

Authors

Keywords:

broken home, resiliensi, remaja, faktor protektif, tantangan psikososial

Abstract

Abstrak

Remaja yang hidup dalam keluarga broken home menghadapi tantangan psikososial yang kompleks, mulai dari tekanan emosional hingga disfungsi sosial. Kajian ini bertujuan untuk menelaah faktor-faktor protektif dan strategi adaptif yang membentuk resiliensi remaja dalam menghadapi situasi tersebut, melalui studi literatur terhadap 30 jurnal kualitatif yang diterbitkan antara tahun 2017 hingga 2024. Data diperoleh dari Google Scholar dan Google Cendekia dengan pendekatan sistematis, berfokus pada pengalaman, tantangan, dan mekanisme ketahanan psikologis remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor protektif internal seperti makna hidup, kontrol diri, dan refleksi personal, serta faktor protektif eksternal seperti dukungan teman sebaya, peran keluarga pengganti, dan lingkungan pendidikan yang suportif, berperan penting dalam memperkuat resiliensi. Strategi adaptif yang digunakan meliputi membangun hubungan positif, mengelola emosi melalui kontrol diri, membentuk makna hidup, merefleksikan pengalaman masa lalu, serta memanfaatkan peluang di lingkungan pendidikan. Faktor-faktor protektif dan strategi adaptif ini memungkinkan remaja untuk bertahan dari tekanan psikososial, mengembangkan potensi diri, serta menjalani kehidupan yang lebih fungsional, adaptif, dan bermakna. Kajian ini menegaskan pentingnya intervensi berbasis resiliensi dalam mendukung perkembangan remaja dari latar belakang keluarga yang tidak utuh.

Kata kunci: broken home, resiliensi remaja, faktor protektif, strategi adaptif, tantangan psikososial

 

Abstract

Adolescents from broken home families face complex psychosocial challenges, ranging from emotional distress to social dysfunction. This study aims to examine the protective factors and adaptive strategies that shape adolescent resilience in such contexts, through a literature review of 30 qualitative journals published between 2017 and 2024. Data were systematically collected from Google Scholar and Google Cendekia, focusing on experiences, challenges, and psychological resilience mechanisms among adolescents. The findings indicate that internal protective factors such as meaning in life, self-control, and personal reflection, along with external protective factors including peer support, substitute family roles, and supportive educational environments, play a crucial role in strengthening resilience. The adaptive strategies employed by adolescents include building positive relationships, managing emotions through self-regulation, developing life meaning, reflecting on past experiences, and utilizing opportunities within educational settings. These protective factors and adaptive strategies enable adolescents to endure psychosocial pressures, enhance their personal development, and lead more functional, adaptive, and meaningful lives. This study emphasizes the importance of resilience-based interventions in supporting adolescents from non-intact family backgrounds

Keywords: broken home, adolescent resilience, protective factors, adaptive strategies,

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Sarninda, & Haerani Nur. (2026). Remaja yang Bertahan: Tinjauan Literatur tentang Resiliensi Remaja dari Keluarga Broken Home. PSYCHONESIA: JOURNAL OF PSYCHOLOGY, 2(1), 15–29. Retrieved from https://ejurnal.fip.ung.ac.id/index.php/pjp/article/view/17