Uji Validitas dan Reliabilitas Skala Identitas Sosial (Adaptasi dari Collective Self-Esteem Scale)
Keywords:
Identitas Kebangsaan, Identitas Sosial, Pengukuran Psikologis, Validitas, ReliabilitasAbstract
Penelitin ini bertujuan menguji validitas dan reliabilitas Skala Identitas Sosial versi Indonesia yang diadaptasi dari Collective Self Esteem oleh Suwartono dan Moningka, Pengujian ini dilakukan untuk memastikan bahwa instrumen tersebut tetap sesuai digunakan dalam mengukur identitas kebangsaan pada dewasa awal dalam konteks sosial saat ini. Penelitian menggunakan desain survei kuantitatif non-eksperimental dengan 258 partisipan berusia 18–25 tahun yang mengisi kuesioner daring. Instrumen terdiri dari enam belas pernyataan yang mencerminkan empat aspek identitas sosial. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, analisis faktor konfirmatori untuk menilai validitas konstruk, serta dua pendekatan konsistensi internal untuk mengevaluasi reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skala memenuhi kriteria validitas dan memiliki reliabilitas yang stabil. Temuan ini menegaskan bahwa instrumen tersebut masih layak digunakan untuk menilai identitas kebangsaan pada dewasa awal dan relevan bagi penelitian psikologi masa kini. Penelitian menyimpulkan bahwa skala ini tetap menjadi alat ukur yang valid dan reliabel.
This study aims to examine the validity and reliability of the Indonesian version of the Social Identity Scale adapted from the Collective Self-Esteem Scale by Suwartono and Moningka. The evaluation was conducted to ensure that the instrument remains appropriate for assessing national identity among young adults in the current social context. The research employed a quantitative non-experimental survey design involving 258 participants aged 18–25 years who completed an online questionnaire. The instrument consisted of sixteen statements representing four dimensions of social identity. Data analysis included descriptive statistics, normality testing, confirmatory factor analysis to evaluate construct validity, and two internal consistency approaches to assess reliability. The findings indicate that the scale fulfills the expected validity criteria and demonstrates stable reliability. These results confirm that the instrument remains suitable for measuring national identity in young adults and continues to be relevant for contemporary psychological research. The study concludes that the scale is a valid and reliable measurement tool.
